-
471 PBP Desa Rawi Akan Terima 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Lamsel, – Sebanyak 471 Penerima bantuan pangan (PBP) Desa Rawi Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan ( Lamsel) akan menerima bantuan pangan beras dan minyak goreng dari Pemerintah Pusat memalui Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Rencananya bantuan pangan tersebut akan diserahkan Pemerintah desa (Pemdes) Rawi pada Senin 20/04/2026,” Jadi hari ini kita rapatkan seluruh RT dan Kadus untuk memberikan undangan pengambilan bantuan pangan beras dan minyak goreng,” Kata M. Amin Kepala desa (Kades) Rawi. Setiap (PBP) atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima paket berisi 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulanya,” Dikarenakan bantuan yang akan diserahkan nanti untuk dua bulan yakni Februari dan Maret per PBP 20 Kg plus…
-
BONGKAR KEBOHONGAN! Alasan Sakit Cuma Akal-akalan, LPRI Desak BPN Bertindak Tegas, Ancaman Bawa ke Pengadilan
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Provinsi NTT, Rezky Yunike Agustin Frans, melayangkan protes keras dan desakan tajam kepada pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kupang. Ia menuntut instansi tersebut untuk tidak lagi bersikap lunak dan segera bertindak tegas terhadap pihak teradu, Anita Carolina W. Rupiasa dan Marthen Rupiasa, yang diduga mempermainkan proses hukum. Permintaan ini disampaikan menyusul gagalnya mediasi tahap ketiga yang kembali kandas lantaran ketidakhadiran pihak teradu. Kali ini, alasan yang dikemukakan adalah kondisi kesehatan. Namun, pihak LPRI membantah keras dan menilai itu hanyalah akalan dan upaya menghambat proses. “Sakit Itu Bohong, Kami Punya Bukti Dia Sehat” Dalam pernyataannya yang penuh penekanan, Rezky menegaskan…
-
MEDIASI GAGAL TOTAL: Pihak Teradu “Ngumpet”, LPRI Bongkar Alasan Sakit Itu Bohong, Ancaman Bawa ke Pengadilan
Proses mediasi tahap ketiga penyelesaian sengketa pertanahan di Desa Oelomin, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, yang digelar di Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang pada Jumat (10/04/2026), berakhir tanpa hasil. Pertemuan yang difasilitasi resmi ini gagal total lantaran pihak teradu tidak hadir sama sekali tanpa alasan yang jelas dan dapat diterima. Mediator yang juga Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa, Sri Rahmayanti Karabi, S.IP, terpaksa menutup rapat pertemuan karena tidak ada lawan bicara dari pihak yang dituduhkan. Dalam pertemuan tersebut, pihak pengadu yang diwakili penuh oleh Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Provinsi NTT hadir lengkap. Ketua DPD LPRI NTT, Rezky Yunike Agustin Frans, didampingi Vero Rohi Lobo, Yandri Pello, dan Ace Junike, hadir…
-
Polsek Malaka Barat Sukses Damaikan Perselisihan Antar Rumpun Keluarga di Desa Rabasa Haerain
Polsek Malaka Barat Sukses Damaikan Perselisihan Antar Rumpun Keluarga di Desa Rabasa Haerain Kapolres Malaka AKBP Riki Ganjar Gumilar. S.I K.,M.M, melalui Pelaksana Tugas (Plh) Kapolsek Malaka Barat IPTU Krispianus Ola Komek, berhasil melakukan langkah preventif dalam menangani perselisihan yang hampir memanas antara dua rumpun keluarga di Desa Rabasa Haerain, Kecamatan Malaka Barat. Kegiatan penggalangan dan sambang dilakukan pada hari Jumat (20/03/2026) pukul 13.00 WITA, setelah terjadi peristiwa penggalian kubur orang tua/nenek milik kedua rumpun keluarga pada Sabtu (14/03/2026). Dalam kegiatan tersebut, Plh Kapolsek menyampaikan himbauan kepada tokoh adat, para orang tua, dan pemuda untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Selain itu, juga diingatkan tentang pentingnya…
-
Remaja Mabuk dan Sengketa Tanah Jadi Sorotan di Acara Silaturahmi Polisi di Malaka
Malaka.SuaraRakyat – Suasana hangat menyelimuti dusun Beirasi B, desa Rabasa Haerain, kecamatan Malaka Barat, ketika ratusan warga berkumpul dalam acara silaturahmi rutin yang digelar pihak kepolisian pada hari Jumat sekitar pukul 10.00 Wita. Kegiatan yang kali ini fokus pada pemecahan masalah masyarakat berhasil mengangkat dua permasalahan krusial yang telah lama mengganggu ketertiban lokal. Acara yang dipimpin oleh kepala pelaksana harian Polsek Malaka Barat, Krispianus Ola Komek, turut dihadiri oleh pejabat desa yang diwakili Agustinus Nahak serta berbagai tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, pihak kepolisian menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang bertemu, tetapi lebih sebagai wadah untuk mendengar langsung keluhan dari masyarakat dan mencari solusi bersama. Beberapa perwakilan warga mengangkat…












