Komandan Kompi (Danki) 3 Motamasin Satgas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Republik Demokratik Timor Leste (Pamtas RI-RDTL) Yonarmed 12 Kostrad, Kapten Arm Rosy Pujiantoro, menyampaikan permintaan maaf kepada Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rezky Yunike Agustin Frans.
Ucapan maaf tersebut disampaikannya melalui pesan yang diterima oleh salah satu anggota LPRI NTT Paulus Edi Sumantri, Dalam pesan tersebut, Danki Rosy menjelaskan bahwa ia tidak sempat hadir menyambut kehadiran Ketua LPRI NTT dikarenakan diharuskan mengikuti kegiatan bedah rumah bagi warga kurang mampu yang berlokasi di Dusun Haliboho, Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.
Kegiatan tersebut berjalan dengan dihadiri oleh berbagai pihak penting, antara lain Dansatgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Letkol Arm Dr. Erlan Wijatmoko, S.H., M.Han., serta Wakil Bupati Malaka.
“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidakhadiran saya dalam menyambut kunjungan Bapak/Ibu Ketua LPRI NTT. Kegiatan bedah rumah ini merupakan tanggung jawab dan kesempatan yang tidak dapat saya lewatkan, karena bertujuan untuk membantu sesama warga yang membutuhkan,” ujarnya dalam pesan tersebut.
Lebih lanjut, Danki Rosy menyampaikan janji bahwa kunjungan selanjutnya akan dipastikan dapat dihadirinya sepenuh hati, serta berharap dapat bertemu dan berdiskusi langsung guna menjalin kerja sama dan hubungan yang baik antara pihak satgas dan LPRI NTT. Ia juga menyatakan kesiapannya untuk mendukung berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat khususnya di perbatasan antar Negara di Kabupaten Malaka dan sekitarnya.(*)





