LPRI Tebar Kepedulian: Berbagi Kasih Dan Dukungan Ke Lapas Wanita Kupang
LPRI Tebar Kepedulian: Berbagi Kasih Dan Dukungan Ke Lapas Wanita Kupang
KUPANG, 20 Mei 2026 – Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI) Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kasih” di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Kupang, pada Selasa sore, guna memberikan semangat, perhatian, dan bantuan kepada seluruh warga binaan di lingkungan tersebut.
Kedatangan rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPD LPRI NTT, Rezky Yunike Agustin Frans, didampingi para pengurus dan anggota organisasi. Kegiatan ini dihadiri pula Kepala Lapas Perempuan Kupang, Dewi Andriani, SH.,MH., beserta jajaran staf pembina, serta puluhan warga binaan yang antusias menyambut kehadiran para tamu.
Dalam sambutannya, Rezky menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud nyata kehadiran LPRI sebagai mitra pemasyarakatan, yang tidak hanya mengawasi dan mengawal kebijakan, namun juga peduli pada aspek kemanusiaan dan pembinaan karakter.
“Kami datang bukan untuk menilai, tapi untuk mengingatkan bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan berubah, diperhatikan, dan diberi harapan baru. Berbagi kasih ini adalah pesan bahwa di luar sana masih banyak yang peduli dan mendoakan kalian agar bisa kembali menjadi pribadi yang lebih baik, berguna bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Rezky di hadapan para warga binaan.
Pada kesempatan itu, pihak LPRI NTT menyerahkan bantuan berupa perlengkapan kebersihan, kebutuhan pokok, serta perlengkapan penunjang kegiatan keterampilan yang ada di lapas. Bantuan diserahkan secara simbolis kepada Kepala Lapas dan diterima dengan rasa syukur serta haru oleh para penghuni.
Kepala Lapas Perempuan Kupang, Dewi Andriani, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan DPD LPRI NTT. Menurutnya, dukungan moril dan materiil seperti ini sangat berarti dalam menjaga semangat dan mental warga binaan, serta mendukung program pembinaan yang sedang dijalankan.
“Perhatian dari pihak luar sangat besar artinya bagi kami. Ini menjadi motivasi agar warga binaan semakin yakin bahwa masa depan masih terbuka lebar jika mau berbenah diri. Semoga sinergi dan kerja sama ini terus terjalin dengan baik ke depannya,” kata Dewi.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi ringan, berbagi pesan-pesan motivasi, dan doa bersama. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, di mana para pengurus LPRI berinteraksi langsung, mendengarkan cerita, serta mendengarkan aspirasi dan kebutuhan yang disampaikan warga binaan maupun pihak pengelola lapas.
LPRI NTT berkomitmen akan terus melanjutkan program-program serupa ke depannya, tidak hanya di Kupang, namun juga ke berbagai lembaga pemasyarakatan di wilayah NTT, sebagai wujud tanggung jawab sosial dan peran aktif organisasi dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan. (Red)








