-
Tatap Muka dengan SPPI dan Mitra BGN, Gubernur NTT Cari Solusi Percepatan Program MBG di Sumba
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, mengadakan tatap muka bersama Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dan mitra Badan Gizi Nasional pada Sabtu (14/3/2026) malam di aula Universitas Kristen Wira Wacana, Sumba Timur. Mendampingi Gubernur NTT dalam kegiatan tersebut, turut hadir Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali bersama Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani. Tatap muka tersebut dihadiri oleh ratusan SPPI dan beberapa mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pertemuan itu, para peserta menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam penyerapan program nasional MBG di wilayah daratan Sumba. Kepala SPPI Regional NTT, Oswaldus Ngani, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa capaian layanan MBG di Sumba Timur masih jauh dari target…
-
Gubernur NTT Tutup Turnamen Voli DR. Umbu Rudi Kabunang Cup di Sumba Timur
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, menutup Turnamen Bola Voli DR. Umbu Rudi Kabunang Cup pada Jumat (14/3/2026) malam di Lapangan II Kompleks Pemda Sumba Timur. Penutupan turnamen tersebut turut dihadiri Bupati Sumba Timur bersama Wakil Bupati Sumba Timur, serta para peserta, official tim, dan masyarakat pecinta olahraga voli dari berbagai daerah di Pulau Sumba. Turnamen voli antar SMA/SMK dan klub se-Pulau Sumba ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Sumba. Kegiatan tersebut digagas sekaligus disponsori oleh Anggota DPR RI Dr. Umbu Rudi Kabunang bersama Bank NTT Cabang Waingapu. Turnamen ini lahir dari rasa bangga atas perjuangan tim muda Sumba Timur pada ajang Ben Boi Memorial Cup…
-
Tinjau Kampung Adat Waru Wora yang Terbakar, Wagub Johni Asadoma Serahkan Bantuan dan Dorong Pembangunan Kembali
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma bersama Ibu Vera Sirait Asadoma mengunjungi Kampung Adat Waru Wora di Desa Patiala Bawa, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (14/3/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kondisi kampung adat yang mengalami kebakaran pada 5 Desember 2025 lalu. Peristiwa tersebut menghanguskan 28 rumah adat. Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kampung Adat Waru Wora sendiri terdiri dari 36 rumah adat yang dihuni oleh sekitar 60 kepala keluarga. Bagi masyarakat setempat, rumah adat bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga merupakan simbol identitas budaya, ruang kehidupan sosial, serta warisan leluhur yang memiliki nilai…






